Di tengah derasnya arus zaman digital yang kerap menggerus minat baca, SMAN 2 Semarang mengambil langkah berani. Mereka tidak hanya membuka lembaran buku, tetapi menggelar sebuah panggung di mana kata-kata menari dan jiwa-jiwa muda dipanggil untuk merapal kembali magisnya puisi. Melalui “Workshop Baca Puisi Kreatif dan Monolog Puisi 2025,” sekolah ini pun menggempur sekat dengan mengundang 17 SMA dan SMK sekitarnya untuk bersama-sama mengarungi samudra sastra.
Untuk meniupkan ruh dan membakar semangat para calon penyair, SMAN 2 Semarang menghadirkan sang maestro, sastrawan dan teaterawan kawakan Sosiawan Leak. “Kami ingin beliau menyulut api kreativitas, mendorong para siswa agar tak ragu melangkah ke dalam dunia sastra yang kaya,” ungkap Tri Handayani, Wakil Kepala Bidang Kehumasan, dengan sorot mata penuh keyakinan.
Ini bukanlah sekadar lokakarya biasa. Para siswa tidak hanya diajari menguntai kata, tetapi diajak bertualang ke alam imajinasi liar mereka. Mereka dipandu dalam sebuah perburuan harta karun berupa kosakata indah yang tersembunyi, mengubah persepsi bahwa puisi adalah dunia yang kaku menjadi sebuah petualangan yang memikat.

Gema positif pun datang dari sekolah mitra. Teguh Satrio dari SMA Kesatrian 2 menyebut inisiatif ini sebagai sebuah terobosan langka. “Ini acara yang luar biasa keren! Sebuah konsep yang menyegarkan, membuktikan bahwa menyelami puisi bisa menjadi pengalaman yang begitu mengasyikkan. Tak semua sekolah memiliki panggung semegah ini bagi siswanya,” ujarnya penuh apresiasi.
Langkah besar ini bukanlah tanpa alasan. SMAN 2 Semarang berdiri di atas fondasi prestasi gemilang, termasuk gelar Juara Nasional Lomba Puisi FLS2N pada tahun 2023. Kemenangan ini membawa sebuah mandat, sebuah tanggung jawab mulia yang didukung oleh dana BOS Kinerja Sekolah Berprestasi, untuk menularkan virus prestasi dan mengibarkan panji literasi lebih tinggi lagi.
“Kami diberi amanah untuk melakukan pengimbasan atas pencapaian kami,” jelas Tri Handayani. “Maka, workshop inilah wujud dari tanggung jawab kami untuk berbagi sinaran api kemenangan dalam puisi dan monolog kepada sekolah-sekolah lain.”
Inisiatif ini melanjutkan jejak langkah kegiatan literasi yang sebelumnya telah ditorehkan dengan kehadiran Duta Baca Indonesia tahun 2021 – 2026, Bapak Heri Hendrayana Harris atau lebih dikenal dengan nama pena Gol A Gong. Dengan semangat yang terus menyala, SMAN 2 Semarang membuktikan diri bukan sekadar institusi akademik, melainkan sebuah kawah candradimuka bagi lahirnya generasi baru yang lantang bersuara melalui keindahan sastra. Panggung workshop ini akan berlanjut menjadi sebuah perayaan akbar dalam “Festival Baca Puisi Kreatif” yang siap menggetarkan panggung budaya di bulan November 2025 mendatang.
Dibaca 962x



