
Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, KUANTUM mengusung tema:
“Guru Kimia Kreatif, Siswa Berdaya Saing Global”
Tema ini menjadi semangat untuk menghadirkan pembelajaran kimia yang tidak monoton, tetapi lebih kreatif, kontekstual, berbasis teknologi, menyenangkan, dan relevan dengan tantangan masa depan.
Program kerja KUANTUM dirancang dalam enam bidang utama: kurikulum dan pembelajaran, praktikum dan laboratorium, kompetensi guru, siswa dan prestasi, teknologi dan publikasi, serta sosial dan kebersamaan.
Pembelajaran kimia membutuhkan kreativitas guru agar konsep yang terkadang abstrak dapat dipahami siswa dengan cara yang lebih sederhana dan menarik.
Guru akan berkolaborasi menyusun modul ajar yang dapat digunakan dan dikembangkan bersama.
Target:
Dilaksanakan secara berkala setiap dua bulan.
Tidak sekadar membahas jawaban, kegiatan ini akan mengupas:
Stimulus → Konsep → HOTS → Literasi → Numerasi → Strategi Penyelesaian
Guru diharapkan semakin terampil menyusun maupun membimbing siswa menghadapi soal dengan karakteristik asesmen masa kini.
KUANTUM mendorong pengembangan praktikum yang murah, aman, kontekstual, dan ramah lingkungan.
Guru akan mengeksplorasi eksperimen menggunakan bahan yang mudah ditemukan di sekitar.
Salah satu contoh kegiatan adalah:
Minyak jelantah → proses kimia → sabun
Melalui kegiatan ini, siswa dapat melihat hubungan antara konsep kimia, lingkungan, teknologi, dan kehidupan sehari-hari.
Guru membuat video praktikum berdurasi sekitar 5 menit.
Video terbaik dapat dikurasi menjadi Bank Video Praktikum KUANTUM yang dapat dimanfaatkan bersama oleh anggota MGMP.
KUANTUM mendukung pengembangan profesional guru melalui berbagai pelatihan dan persiapan sertifikasi yang relevan, termasuk penguatan kompetensi untuk pengembangan karier dan profesionalisme guru.
Kunjungan dapat diarahkan ke industri dan perguruan tinggi yang relevan, misalnya industri pupuk, farmasi, maupun laboratorium perguruan tinggi.
Tujuannya adalah mempertemukan teori kimia di kelas dengan penerapannya di dunia nyata.
Program seleksi dan pembinaan siswa untuk menghadapi berbagai kompetisi kimia, termasuk KSM-K dan kompetisi sains lainnya.
Pola pembinaan:
Seleksi → Pembinaan → Latihan Intensif → Simulasi → Kompetisi → Evaluasi
Target utama:
Minimal satu siswa KUANTUM mampu menembus KSN-K hingga tingkat provinsi.
Siswa didorong mengubah pengetahuan kimia menjadi produk dan solusi.
Contoh:
🕯️ Lilin aromaterapi
🌱 Pupuk organik
🧴 Produk kebersihan
♻️ Produk ramah lingkungan
🧪 Produk berbasis bahan alam
Program ini mengembangkan kreativitas, problem solving, kewirausahaan, dan kepedulian lingkungan.
Siswa terpilih dapat menjadi Duta Kimia yang berbagi pengetahuan sains kepada siswa SD/MI dan SMP/MTs.
Dari siswa untuk siswa.
Karena belajar tidak selalu harus dari guru.
Guru akan belajar memanfaatkan teknologi dan AI untuk menghasilkan:
Teknologi bukan pengganti guru.
Teknologi adalah alat untuk memperkuat kreativitas guru.
KUANTUM akan membangun pusat informasi dan publikasi digital yang memuat:
📖 Bank soal
🎥 Video praktikum
🧪 Materi pembelajaran
✍️ Artikel guru
🏆 Prestasi siswa
📢 Informasi lomba
📸 Dokumentasi kegiatan
Kegiatan rutin setiap bulan dengan lokasi bergantian di sekolah anggota.
Tidak hanya rapat dan arisan, tetapi juga menjadi ruang untuk:
Sharing → Diskusi → Berbagi pengalaman → Makan bersama → Memperkuat silaturahmi
| Bulan | Program Utama |
|---|---|
| 🟢 Juli | Raker & Workshop Modul Ajar |
| 🔴 Agustus | Lomba Video Praktikum & Tumpeng KUANTUM |
| 🔵 September | Pelatihan AI untuk Guru Kimia |
| 🟠 Oktober | Olimpiade Kimia MGMP – Penyisihan |
| 🟣 November | Study Banding |
| 🟤 Desember | Bedah Soal PAS |
| 🟢 Januari | Workshop Green Chemistry |
| 🔵 Februari | Lomba Inovasi Produk Siswa |
| 🟠 Maret | Seminar atau workshop peningkatan kompetensi guru |
| 🟣 April | Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran berbasis Ai |
| 🔴 Mei | Bedah Soal PAS |
| 🟢 Juni | Refleksi, Laporan & Halal Bihalal KUANTUM |
Catatan: Jadwal dapat disesuaikan dengan kalender pendidikan, agenda sekolah, kondisi lapangan, serta ketersediaan anggaran.
Program kerja akan diarahkan pada hasil yang dapat diukur.
80% guru memiliki modul ajar digital.
Minimal 1 siswa lolos KSN-K hingga tingkat provinsi.
Media sosial KUANTUM aktif dengan minimal 2 konten per bulan.
Tersusun minimal 1 inovasi praktikum murah dan ramah lingkungan yang dikembangkan bersama.
Minimal terdapat 1 kegiatan unggulan setiap semester.
Pada akhirnya, keberhasilan MGMP Kimia KUANTUM bukan hanya tentang berapa banyak kegiatan yang terlaksana.
Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika:
guru semakin kreatif,
pembelajaran semakin bermakna,
siswa semakin percaya diri,
prestasi semakin meningkat,
dan ilmu kimia semakin dekat dengan kehidupan masyarakat.
KUANTUM ingin menjadi komunitas yang tidak hanya bertemu, tetapi bertumbuh.
Tidak hanya berdiskusi, tetapi berkarya.
Tidak hanya membuat program, tetapi menciptakan dampak.
KUANTUM
Komunitas guru kimIA peNUmbuh Talenta Masa depan
Bersama Bertumbuh • Bersama Berinovasi • Bersama Menginspirasi
“Guru Kimia Kreatif, Siswa Berdaya Saing Global”
Tinggalkan Komentar