
Mereka kecil, bentuknya seperti kacang merah, ukurannya cuma sekepalan tangan, tapi kerjanya 24 jam tanpa cuti menyaring darah seharian.
Ginjal itu ada dua, di kanan dan kiri pinggang belakang. Kalau dibelah, isinya ada 3 lapisan:
a. Kulit Ginjal (Korteks): Tempat pabrik penyaring utama berada.
b. Sumsum Ginjal (Medula): Isinya piramida-piramida kecil, tempat mengumpulkan urin.
c. Rongga Ginjal (Pelvis): Seperti corong yang menyalurkan urin ke pipa bernama ureter menuju kandung kemih.
Tapi bintang utamanya bukan ginjalnya, melainkan penghuni kecil di dalamnya bernama NEFRON. Satu ginjal punya 1 JUTA nefron! Nefron inilah unit penyaring super canggih.
Satu nefron terdiri dari: Glomerulus (saringan), Kapsula Bowman (mangkuk penampung), dan Tubulus (selang panjang berkelok-kelok).
Setiap hari, ginjal menyaring 180 liter darah, tapi yang keluar jadi urin cuma 1,5 liter saja. Kok bisa? Lewat 3 tahap ajaib ini:
TAHAP 1: FILTRASI – Di Glomerulus
Ini pos security pertama.
Darah masuk dengan kencang ke saringan glomerulus. Di sini darah disaring kasar. Yang lolos adalah air, gula, garam, urea (racun). Yang besar-besar seperti sel darah merah dan protein ditahan, tidak boleh lolos.
Hasil saringan ini namanya Urin Primer. Masih bagus semua isinya.
TAHAP 2: REABSORPSI – Di Tubulus
Nah, ini tahap irit. Tubuh kan pelit, tidak mau buang barang bagus.
Saat urin primer mengalir di selang tubulus yang panjang, dinding tubulus menyerap kembali barang-barang yang masih dibutuhkan: gula, air, garam, mineral. Dikembalikan lagi ke darah.
“Oh gula masih bagus, balik lagi! Air masih butuh, balik lagi!”
Sisanya yang tidak diserap kembali namanya Urin Sekunder.
TAHAP 3: AUGMENTASI – Penambahan Racun
Ini tahap buang sampah akhir. Di ujung tubulus, ada petugas yang menambahkan sisa racun, obat-obatan, dan kelebihan asam dari darah ke dalam urin sekunder.
Hasil akhirnya adalah Urin Sesungguhnya yang kita keluarkan. Cairan kuning yang mengandung urea, kreatinin, dan racun yang memang harus dibuang.
Hebatnya, semua ini terjadi otomatis!
Gina & Gino itu pekerja keras, tapi dia bisa capek dan rusak kalau kita jahat sama dia:
1. Terlalu Banyak Garam & Micin: Bikin tekanan darah naik, saringan glomerulus jadi jebol karena tekanan tinggi. Suka asin-asin, keripik, mie instan tiap hari? Hati-hati.
2. Kurang Minum Air Putih: Kalau kurang minum, urin jadi pekat, mineral mengkristal jadi Batu Ginjal. Rasanya sakitnya luar biasa, seperti melahirkan!
3. Suka Minum Manis & Soda: Gula berlebih bikin Diabetes. Diabetes adalah penyebab Gagal Ginjal No.1 di Indonesia. Saringan ginjal jadi bocor, protein keluar di urin.
4. Obat Sembarangan: Suka minum obat nyeri, antibiotik, jamu-jamuan tanpa resep dokter dalam jangka panjang? Racunnya numpuk di ginjal.
5. Menahan Kencing: Kencing ditahan, bakteri dari bawah bisa naik ke ginjal, jadi Infeksi Ginjal.
Pesan Ceria dari Gina & Gino:
“Hai Tuan! Kami sayang kamu, tolong sayang kami juga ya!”
Caranya gampang:
Ginjal tidak bisa minta tolong kalau sakit, dia diam saja sampai rusaknya sudah 70%. Begitu terasa mual, bengkak kaki, kencing berbusa, biasanya sudah terlambat.
Jadi yuk, mulai hari ini jaga makanannya. Karena sepotong donat Dona boleh dinikmati, tapi jangan setiap hari 5 donat ya, nanti Gina & Gino lembur terus!
Tinggalkan Komentar