Info Sekolah
Selasa, 06 Okt 2026
Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.
Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.Menjadi sekolah menengah atas unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di era global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.
6 Oktober 2026

Dari Seblak ke Tubuh: Menganalisis Kecukupan Gizi Menu Kantin melalui Contextual Teaching and Learning

Sel, 6 Oktober 2026 Dibaca 6x

Apakah Seblak yang Kita Makan Sudah Bergizi?

Mari kenali makanan kita, pahami kebutuhan tubuh kita, dan buat pilihan yang lebih sehat setiap hari.

Pernahkah kamu membeli seblak di kantin sekolah? Makanan dengan rasa gurih, pedas, dan berbagai pilihan isian ini menjadi salah satu makanan yang banyak disukai siswa. Kerupuk, makaroni, telur, bakso, sosis, sayuran, dan berbagai bumbu membuat seblak terasa semakin nikmat.

Namun, pernahkah kamu berpikir tentang apa yang terjadi pada seblak setelah masuk ke dalam tubuh?

Makanan yang kita makan tidak hanya memberikan rasa kenyang. Makanan akan mengalami proses pencernaan, kemudian zat-zat gizi di dalamnya dicerna, diserap, dan digunakan oleh tubuh. Karbohidrat dapat digunakan sebagai sumber energi, protein membantu pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh, sedangkan vitamin, mineral, lemak, serat, dan air memiliki berbagai fungsi penting bagi tubuh.

Karena itu, kita perlu bertanya:

Apakah seblak yang kita beli di kantin sudah memenuhi kebutuhan gizi tubuh kita?

Pertanyaan tersebut dapat menjadi awal untuk mempelajari sistem pencernaan sekaligus memahami pentingnya memilih makanan yang beragam dan bergizi.


Makanan yang Kita Makan dan Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan merupakan sistem organ yang berfungsi menerima makanan, mencerna makanan menjadi zat yang lebih sederhana, menyerap zat gizi, dan membuang sisa makanan yang tidak diperlukan tubuh.

Ketika kita makan seblak, proses pencernaan sebenarnya sudah dimulai sejak makanan berada di dalam mulut. Makanan dikunyah oleh gigi dan bercampur dengan air liur. Selanjutnya makanan bergerak melalui kerongkongan menuju lambung.

Di lambung, makanan mengalami proses pencernaan lebih lanjut. Setelah itu, makanan bergerak menuju usus halus. Di sinilah sebagian besar zat gizi hasil pencernaan diserap ke dalam tubuh. Sisa makanan kemudian bergerak menuju usus besar hingga akhirnya dikeluarkan dari tubuh.

Dengan demikian, makanan yang kita pilih memiliki hubungan langsung dengan sistem pencernaan dan kebutuhan tubuh.


Mengenal Kandungan Gizi dalam Seblak

Seblak dapat dibuat dengan berbagai bahan. Komposisinya berbeda-beda tergantung penjual dan pilihan pembeli.

Misalnya, satu porsi seblak terdiri atas:

kerupuk + makaroni + telur + bakso/sosis + sawi/kol + bumbu + minyak + kuah.

Mari kita analisis.

BahanZat gizi yang dapat diperolehPeran dalam tubuh
KerupukKarbohidrat, lemakSumber energi
MakaroniKarbohidratSumber energi
TelurProtein, lemak, berbagai vitamin dan mineralPertumbuhan dan pemeliharaan jaringan
Bakso/sosisProtein, lemakSumber protein, tetapi perlu memperhatikan kandungan natrium dan lemak
Sawi/kolVitamin, mineral, seratMendukung kesehatan tubuh dan pencernaan
MinyakLemakSumber energi
Bumbu/sausNatrium dan komponen lainnyaMemberikan rasa
KuahAirMembantu memenuhi kebutuhan cairan

Dari tabel tersebut dapat diketahui bahwa seblak bukan berarti tidak memiliki nilai gizi. Seblak dapat menyediakan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.

Namun, kandungan gizi sangat bergantung pada jenis, jumlah, dan cara pengolahan bahan yang digunakan.


Apakah Seblak Sudah Seimbang?

Sekarang perhatikan kembali satu porsi seblak.

Jika sebagian besar isinya berupa kerupuk dan makaroni, sedangkan telur dan sayuran hanya sedikit, maka menu tersebut cenderung didominasi oleh sumber karbohidrat.

Jika menggunakan banyak bakso, sosis, saus, garam, atau penyedap, kita juga perlu memperhatikan jumlah natrium dan bahan pangan olahan yang dikonsumsi.

Sebaliknya, jika seblak dilengkapi dengan telur atau sumber protein lainnya serta sayuran yang cukup, komposisinya menjadi lebih beragam.

Jadi, pertanyaan yang lebih tepat bukan:

“Apakah seblak sehat atau tidak sehat?”

Melainkan:

“Bagaimana komposisi seblak yang kita makan dan apa yang dapat kita lakukan agar menu tersebut lebih beragam dan seimbang?”


Kebutuhan Gizi Setiap Orang Berbeda

Kebutuhan gizi seseorang tidak selalu sama. Kebutuhan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, ukuran tubuh, serta kondisi individu.

Anak dan remaja membutuhkan zat gizi yang cukup karena tubuh masih mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Energi diperlukan untuk melakukan aktivitas sehari-hari, sedangkan protein dan berbagai zat gizi lainnya dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh.

Sebagai contoh, berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG), kebutuhan energi rata-rata remaja laki-laki usia 13–15 tahun adalah sekitar 2.400 kkal per hari, sedangkan remaja perempuan usia yang sama sekitar 2.050 kkal per hari.

Angka tersebut merupakan kebutuhan rata-rata per hari. Artinya, satu porsi seblak tidak harus memenuhi seluruh kebutuhan energi harian seseorang. Kebutuhan tersebut dipenuhi melalui keseluruhan makanan dan minuman yang dikonsumsi sepanjang hari.

Hal yang perlu diperhatikan adalah apakah pola makan kita secara keseluruhan sudah cukup beragam dan memenuhi kebutuhan tubuh.


Yuk, Analisis Seblak Kantinmu!

Sekarang saatnya kamu menjadi “detektif gizi”.

Amati seblak yang dijual di kantin sekolahmu.

Langkah 1 — Amati

Catat bahan-bahan yang terdapat dalam satu porsi seblak.

Contohnya:

  • kerupuk;
  • makaroni;
  • telur;
  • bakso;
  • sosis;
  • sawi;
  • kol;
  • bumbu;
  • minyak;
  • kuah.

Langkah 2 — Kelompokkan

Kelompokkan bahan tersebut berdasarkan zat gizinya.

Karbohidrat: kerupuk, makaroni

Protein: telur, bakso, sosis

Lemak: minyak, telur, bahan pangan tertentu

Vitamin, mineral, dan serat: sayuran

Langkah 3 — Evaluasi

Jawablah pertanyaan berikut:

  1. Apakah seblak memiliki sumber karbohidrat?
  2. Apakah terdapat sumber protein?
  3. Apakah jumlah sayurannya cukup?
  4. Apakah terdapat sumber serat?
  5. Apakah penggunaan minyak perlu diperhatikan?
  6. Bagaimana dengan penggunaan garam, saus, dan bumbu?
  7. Apakah terdapat bahan pangan olahan seperti sosis atau bakso?
  8. Apa yang dapat ditambahkan agar menu menjadi lebih beragam?

Tantangan: “Ubah Seblak Menjadi Lebih Seimbang!”

Bayangkan kamu adalah pengelola kantin sekolah.

Kamu tidak ingin menghilangkan seblak dari kantin karena banyak siswa menyukainya. Tetapi kamu ingin membuat pilihan seblak yang lebih beragam dan mendukung pola makan sehat.

Apa yang akan kamu lakukan?

Seblak sebelum diperbaiki

Banyak kerupuk + makaroni + sedikit telur + bakso/sosis + sedikit sayuran + banyak bumbu

⬇️

Seblak versi lebih seimbang

Kerupuk/makaroni secukupnya + telur/ayam/ikan/tahu/tempe + lebih banyak sayuran + bumbu secukupnya

Kemudian, lengkapi dengan buah dan air putih sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.

Perubahan tersebut tidak berarti seblak harus menjadi makanan yang sama sekali berbeda. Tujuannya adalah memperbaiki komposisi makanan agar lebih beragam.


Mengapa Sayuran Perlu Ditambahkan?

Sayuran merupakan sumber berbagai vitamin, mineral, dan serat.

Serat memiliki peran penting dalam kesehatan sistem pencernaan. Serat tidak dicerna seperti karbohidrat, protein, dan lemak, tetapi membantu mendukung fungsi saluran pencernaan.

Oleh karena itu, menambahkan sayuran seperti sawi, kol, wortel, atau sayuran lain ke dalam seblak dapat membuat menu menjadi lebih beragam.

Pertanyaannya sekarang:

Jika kamu membeli seblak, apakah kamu lebih memilih menambah kerupuk atau menambah sayuran? Mengapa?

Tidak ada jawaban yang sekadar benar atau salah. Yang penting adalah kamu mampu memberikan alasan berdasarkan kandungan gizi dan kebutuhan tubuh.


Seblak Bukan Musuh, Pilihan Kita yang Perlu Bijak

Makanan yang kita sukai tidak harus selalu dihindari. Yang lebih penting adalah memahami komposisi, jumlah, frekuensi, dan keberagaman makanan yang kita konsumsi.

Seblak dapat menjadi bagian dari pola makan jika dikonsumsi secara bijak dan komposisinya diperhatikan. Kita dapat memilih lebih banyak sayuran, menyediakan sumber protein yang cukup, menggunakan bumbu dan minyak secukupnya, serta memperhatikan makanan dan minuman lain yang dikonsumsi sepanjang hari.

Dengan demikian, kita belajar bahwa makan sehat bukan berarti harus menghindari semua makanan favorit.

Makan sehat berarti mampu membuat pilihan yang lebih baik sesuai dengan kebutuhan tubuh.


Refleksi

Setelah melakukan analisis terhadap seblak kantin, coba jawab pertanyaan berikut:

1. Apa zat gizi yang paling banyak kamu temukan dalam seblak?

2. Apa komponen seblak yang perlu ditambah?

3. Apa komponen yang sebaiknya dikurangi atau dibatasi?

4. Bagaimana hubungan makanan yang kamu konsumsi dengan sistem pencernaan?

5. Jika kamu membeli seblak besok, perubahan apa yang akan kamu lakukan pada pilihanmu?

6. Apakah menu seblak yang sama cocok untuk semua siswa? Jelaskan alasanmu.


Kesimpulan

Melalui seblak yang dijual di kantin sekolah, kita dapat memahami bahwa pembelajaran sistem pencernaan tidak hanya berlangsung di dalam buku atau ruang kelas. Makanan yang kita konsumsi setiap hari merupakan bagian nyata dari kehidupan yang dapat digunakan untuk memahami bagaimana sistem pencernaan bekerja dan bagaimana tubuh memperoleh zat gizi.

Seblak mengandung berbagai bahan yang menyediakan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. Namun, keseimbangan gizinya sangat bergantung pada komposisi dan jumlah setiap bahan.

Kebutuhan gizi setiap orang juga berbeda, sehingga pilihan makanan perlu disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, dan kondisi individu.

Melalui kegiatan mengamati, menganalisis, mengevaluasi, dan memperbaiki menu seblak, kita tidak hanya belajar tentang sistem pencernaan. Kita juga belajar mengambil keputusan yang lebih bijak terhadap makanan yang kita konsumsi.

Dari kantin ke tubuh, dari makanan menjadi energi dan zat gizi.

Artikel Lainnya

Oleh : Yayuk Sriwahyuningsih, S.Pd., M.Si.

KENAPA GURU MATEMATIKA KESANNYA GALAK?

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Please login to write comment.

Categories Pos

Archives